Kamis, 18 Juli 2019
Follow:
Home
Tiga Begal Bersenjata Api Dibekuk Polresta Tangerang
Kamis, 14/02/2019 - 08:31:40 WIB
 
 

BANTEN - Unit 1 Jatanras Sat Reskrim Polres Kota Tangerang Polda Banten membekuk komplotan perampok motor (begal) yang kerap menggunakan senjata api jenis revolver dalam aksinya.

Dari ungkap kasus itu, polisi meringkus 3 orang yang berinisial HSN (39), IRV (20), dan HY (24). Dua tersangka yakni HSN dan IRV terpaksa ditembak petugas di bagian kaki karena berusaha melawan dan melarikan diri.

Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif menyampaikan, peristiwa perampokan itu terjadi di sebuah kontrakan di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada 23 Januari 2019 sekitar pukul 4 dini hari. Korban bernama Tarkhim kemudian melaporkan peristiwa itu ke petugas.

"Dari peristiwa itu para tersangka membawa lari sepeda motor korban setelah membongkar kunci kendaraan dengan kunci letter T," kata Sabilul, Rabu (13/2/19).

Sabilul menerangkan, Polisi kembali menerima laporan warga atas nama Sukardi di Kecamatan Cikupa saat jajarannya melakukan penyelidikan. Kepada Polisi, Sukardi mengaku kehilangan sepeda motor pada 6 Februari 2019 sekitar pukul 2 dini hari.

"Dua laporan itu setelah didalami mengindikasikan para pelakunya merupakan orang atau kelompok yang sama," terangnya.

Dikatakan Sabilul, polisi kemudian makin mengintensifkan penyelidikan hingga kemudian polisi berhasil membekuk HSN di Kampung Pondok, Desa Kubang, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang pada 6 Februari 2019. Saat akan ditangkap, HSN berusaha melawan dengan mengeluarkan senjata api. Petugas pun melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan tersangka di bagian kaki.

Dari penangkapan HSN, polisi kemudian berhasil meringkus IRV di Kampung Cihideung, Kecamatan Cikupa. Seperti halnya HSN, IRV pun berusaha melawan dan melarikan diri saat akan dibekuk. Polisi juga berhasil menemukan HY yang bersembunyi di belakang pabrik di di Kampung Cihideung, Kecamatan Cikupa.

"Modus operandi para tersangka adalah dengan merusak kunci kontak dengan memakai kunci leter T," ujar Sabilul.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 2 unit motor, 2 buah kunci leter T, 1 pucuk senjata api rakitan jenis revolver, serta 4 butir peluru kaliber 9 mm. Para tersangka mengaku menggunakan senjata api untuk melumpuhkan para korban.

"Jadi, bila korbannya berusaha melawan, mereka tidak segan menggunakan senjata api itu," tutur Sabilul.

Dikesempatan lainnya, Kabidhumas Polda Banten, AKBP Edy Sumardi, menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap aksi kriminalitas. Dimanapun berada, selalu memperhatikan faktor keamanan lingkungan maupun pribadi.

"Kami minta masyarakat agar selalu waspada, dan jangan mengundang para pelaku kejahatan. Maksudnya, jangan sampai memberikan celah kepada para pelaku. Contoh, lupa menutup pagar rumah atau banyak hal lainnya," Himbau AKBP Edy Sumardi.***/ril

 
Berita Terbaru >>
Penganiaya Balita yang Makamnya Dibongkar untuk Autopsi Ternyata Ibu Kandung
ASITA Riau Tolak Program Umroh Digital
FW-KLA Diharap Mampu Bersinergi dengan Pemerintah
UNRI Buka Pendaftaran Jalur Mandiri dan Bina Lingkungan
Sanggar Selembayung Mengarak Teater Lewat 'Padang Perburuan'
Woww, Suhu Kota Bandung Capai 13 Derajat Celcius
Sebabkan Karhutla, Pria di Rawa Sekip Inhu Diamankan Polisi
Bupati Siak Buka Pelaksanaan Ibadah Suluk di Dayun
Gubri Buka Festival Gasing Internasional di Siak
Ke Istana, Baiq Nuril Serahkan Surat Permohonan Amnesti
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com