Sabtu, 25 Januari 2020
Follow:
Home
Karhutla Meluas, Bengkalis Segera Tetapkan Status Siaga Bencana
Kamis, 14/02/2019 - 20:41:03 WIB
 
 

BENGKALIS- Menyikapi kondisi bencana kebakaran hutan dan lahan
(Karhutla) yang terjadi terus meluas di sejumlah kecamatan, Pemerintah
Kabupaten Bengkalis Kamis 14 Februari 2019 menetapkan Status Siaga
Bencana.


Pernyataan penetapan Status Siaga
Bencana ini setelah melalui hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Perkembangan
Situasi dan Kondisi Karhutla Tahun 2019, yang dipimpin Bupati Bengkalis
yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Bustami HY, di ruang rapat
Bagian Keuangan, Setda Bengkalis Kamis siang 14 Februari 2019.

Rakor
dihadiri langsung Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bengkalis Tajul
Mudaris. Dandim 0303 Bengkalis diwakili Perwira Staf Teritorial Kapten
Inf Isnanu, Kapolres Bengkalis diwakili Kasat Binmas AKP Selamat Riadi,
Kepala Satpol Pol Jendri Ginting, Kadis Damkar Djamaludin, Sekretaris
Diskominfotik Adi Sutrisno dan Camat se-Kabupaten Bengkalis serta tim
SAR Bengkalis.

“Setelah semua unsur (termasuk
Forkopimda) menyatakan setuju, kita segera menetapkan Statgus Siaga
Bencana. Besok Bupati Bengkalis Bapak Amril Mukminin, segera
menandatangani Surat Pernyataan Bencana dan SK Siaga Bencana,” ungkap
Sekda Bengkalis Bustami.

Sebagaimana dimaklumi
Bupati Bengkalis Amril Mukminin pada Kamis, menghadiri acara undangan
Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim dalam acara peresmian Jembatan Abdul
Jalil Alamuddin Syah, di Pekanbaru.

Diungkapkan
Bustami, segala persyaratan administrasi seperti surat pernyataan dan
SK sudah diselesaikan oleh Bagian Hukum Setda Bengkalis. Selanjutnya,
Jumat 15 Februari 2019, sudah ditandatangani, berarti resmi penetapan
Status Siaga Bencana Karhutla di Kabupaten Bengkalis.

Berdasarkan
data dari Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis, sampai 13
Februari 2019, sudah terjadi kebakaran sebanyak 17 kali dengan luas
lahan mencapai 223 hektar. Sementara itu, dari pantuan satelit, jumlah
titik panas (hotspot) mencapai 56 titik.

Kondisi
Karhutla setiap kecamatan, sebagai berikut, Kecamatan Bantan 2 kali
kebakaran seluas 9 hektar, sedangkan jumlah hotspot zero alias nol.
Bukit Batu 3 kali kebakaran seluas 8 hektar, hotspot 5 titik.

Siak
Kecil 2 kali kebakaran, seluas 17 hektar, sedang jumlah hotspot zero.
Rupat 5 kali kebakaran, seluas 163 hektar, dengan jumlah hotspot 47
titik. Rupat Utara 1 kali kejadian kebakaran seluas 1 hektar dan 1
hotspot.

Bathin Solapan 1 kali kebakaran seluas
3 hektar  dan 1 hotspot. Talang Muandau 3 kali terjadi kebakaran,
seluas 22 hektar dan 1 hotspot. Bandar Laksamana 1 hotspot, tidak ada
kasus kebakaran. 

Sedangkan tiga kecamatan,
Bengkalis, Mandau dan Pinggir, berdasarkan data per 13 Februari 2019
tidak ada kasus Karhutla dan tidak ditemukan titik panas (hotspot).

Sejauh
ini petugas di kecamatan, mulai dari Damkar, BPBD, Satpol PP,
Masyarakat Peduli Api (MPA) dan personil TNI/Polri terus berusaha
memadamkan api agar tidak merebak. Namun petugas sedikit mengalami
kendala, karena faktor lokasi yang sulit terjangkau dan pasokan air.

Terakhir
dari informasi Kepala Dinas Damkar Djamaludin, hingga Kamis siang
terjadi kebakaran lahan di Desa Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil dengan
luas lahan seperempat hektar. Personil pemadaman sebanyak 2 regu dibantu
Masyarakat Peduli Api (MPA) langsung bergerak untuk memadamkan api agar
tidak merambat ke kawasan lain.(*)


 
Berita Terbaru >>
Husni : Ibarat Membangkit Batang Terendam
Husni Thamrin: Tak Ada yang Mesti Ditakuti dan Menakuti Kami
DPRD Pekanbaru Sesalkan Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas
Melawan Saat Ditangkap, Komandan KKB Papua Ditembak Mati
Di Simpang Lobuh, Husni Janji Lakukan Pemerataan Pembangunan
Ikut Jokowi ke Labuan Bajo, Kapal Rombongan Wartawan Terbalik
Syamsir Bakar Semangat Pendukung Lewat Pantun
Sampaikan Keluhan Warga, LPM Binawidya Sambangi Kediaman Walikota Pekanbaru
Tim Pemenangan HT Desa Tebangiang Dikukuhkan
Cabuli 11 Anak, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Ditangkap
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com