Rabu, 22 Januari 2020
Follow:
Home
Sampai Awal April, Sudah 2878 Ha Lahan Hangus karena Karhutla di Riau
Senin, 08/04/2019 - 18:08:50 WIB
  Foto ilustrasi internet
 

PEKANBARU - Sejak awal Januari 2019 sampai kemaren, Minggu (8/4/2019) sudah 2.878 hektar lahan yang terbakar di Provinsi Riau. Kabupaten Bengkalis tercatat sebagai daerah terbanyak penyumbang lahan yang terbakar atau sekitar 1.284 Ha.

Menurut Edwar Sanger, Kepala Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Provinsi Riau,  Senin (8/4/2019), selain Bengkalis juga tercatat kabupaten Rohil menyumbang lahan terbakar seluas 436 hektar, Siak 325 hektar, Meranti 232 hektar.

Kemudian Dumai 231 hektar, Inhil 115 hektar, Pelalawan 77 hektar, Inhu 71 hektar, Kampar 55 hektar, Pekanbaru 45 hektar, Rohul 2 hektar dan  Kuansing 5 hektar. 

Menurut Edwar, jika dilihat dari data BPBD Riau ternyata kebakaran lahan sudah terjadi di 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Tim Satgas Karhutla Riau terus berupaya menanggulangi bencana karhutla tersebut.

Untung saja kata Edwar, hujan lebat yang mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Riau selama beberapa hari belakangan mampu membantu proses pemadaman kebakaran lahan dan hutan di Riau.

"Beberapa titik hotspot yang ada padam oleh hujan. Sekarang tinggal beberapa titik hotspot saja seperti di Dumai yang sedang melakukan proses pendinginan," kata Edward.***/nai

 
Berita Terbaru >>
Ikut Jokowi ke Labuan Bajo, Kapal Rombongan Wartawan Terbalik
Syamsir Bakar Semangat Pendukung Lewat Pantun
Sampaikan Keluhan Warga, LPM Binawidya Sambangi Kediaman Walikota Pekanbaru
Tim Pemenangan HT Desa Tebangiang Dikukuhkan
Cabuli 11 Anak, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Ditangkap
Reini D Wirahadikusumah Rektor Wanita Pertama di ITB
Lima Anggota Abu Sayyaf Penculik WNI Tewas Ditembak
Pendiri MER-C Joserizal Jurnalis Meninggal Dunia
Suhendro: Tidak Sepatutnya Sekda Jadi Komut di BRK
Persaingan Balon Ketua Karang Taruna Pekanbaru Mulai Memanas
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com