Kamis, 18 Juli 2019
Follow:
Home
Seorang Kakek di Kuansing Nyaris Tewas Diterkaman Buaya
Selasa, 25/06/2019 - 15:04:52 WIB
  Ilustrasi
 

KUANSING - Seorang kakek di Desa Sekakak, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, nyaris saja menjadi makanan buaya. Dia selamat setelah menendang buaya yang menerkam kaki kanannya.

Akibat terkaman buaya ini, korban Maswir mendapatkan beberapa jahitan di kakinya. Diapun diperbolehkan pulang setelah dirawat di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) setempat.

Kepala Balai Besar Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Suharyono menyebut anggotanya sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa terkait serangan buaya ini.

"Petugas seksi konservasi wilayah juga sudah melihat korban," kata Suharyono.

Suharyono menjelaskan, kejadian bermula ketika korban yang tinggal dekat di Sungai Kuantan keluar rumah pada Selasa, 25 Juni 2019, pukul 05.00 WIB. Korban selanjutnya ke sungai untuk membuang air besar.

"Saat turun ke sungai, korban langsung diserang buaya, kakinya diterkam," sebut Suharyono.

Satwa dari zaman purbakala itu berusaha menyeret korban ke tengah sungai. Korban melawan dengan sekuat tenaga hingga akhirnya bisa melepaskan gigitan buaya yang terkenal mematikan itu.

Korban lari ke darat dan meminta pertolongan ke masyarakat. Korban lalu dibawa keluarga dan warga setempat ke Puskesmas untuk perawatan luka di kakinya.

Suharyono menjelaskan, informasi kejadian ini diperoleh anggotanya pada pukul 08.30 WIB. Usai melihat korban di Puskesmas, pihak BBKSDA bersama pemerintah kecamatan dan desa melakukan sosialisasi.

BBKSDA Riau juga memasang sejumlah papan peringatan tentang adanya buaya, baik di lokasi penyerangan ataupun pinggir sungai di desa itu.

"Masyarakat dihimbau mengurangi aktivitas di sungai agar tidak ada korban," imbuh Suharyono.

Selain itu, Suharyono meminta masyarakat tidak berniat menangkap buaya di sungai. Selain membahayakan jiwa manusia, melukai buaya dengan sengaja juga dilarang.

Hingga kini, BBKSDA Riau belum bisa mengidentifikasi jenis buaya yang menyerang korban. Namun secara umum, sungai-sungai di Riau dihuni buaya muara dan sinyulong.

Sebagai informasi, serangan buaya kepada manusia sering terjadi di Riau. Sebelum kejadian ini, seorang petani di Siak diserang buaya hingga berujung maut. Buaya penyerang akhirnya juga mati setelah ditangkap masyarakat. ***/syu

 
Berita Terbaru >>
Penganiaya Balita yang Makamnya Dibongkar untuk Autopsi Ternyata Ibu Kandung
ASITA Riau Tolak Program Umroh Digital
FW-KLA Diharap Mampu Bersinergi dengan Pemerintah
UNRI Buka Pendaftaran Jalur Mandiri dan Bina Lingkungan
Sanggar Selembayung Mengarak Teater Lewat 'Padang Perburuan'
Woww, Suhu Kota Bandung Capai 13 Derajat Celcius
Sebabkan Karhutla, Pria di Rawa Sekip Inhu Diamankan Polisi
Bupati Siak Buka Pelaksanaan Ibadah Suluk di Dayun
Gubri Buka Festival Gasing Internasional di Siak
Ke Istana, Baiq Nuril Serahkan Surat Permohonan Amnesti
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com