Sabtu, 24 08 2019
Follow:
Home
Dengan Rompi Tahanan Galih Ginanjar Jalani Tes Kesehatan
Jumat, 12/07/2019 - 18:09:25 WIB
 
 

JAKARTA - Tiga tersangka kasus pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE, Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua menjalani tes kesehatan di Polda Metro Jaya, Jumat (12/7/2019).

Ketiganya keluar berbarengan dari Biddokes Polda Metro Jaya. Namun saat ditanya oleh awak media, mereka sama-sama enggan buka suara. Ketiganya pun kompak mengenakan rompi tahanan.

Usai menjalani tes kesehatan,Galih, Rey dan Pablo dibawa ke Rumah Tahanan Polda Metro Jaya.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, tes kesehatan sengaja dilakukan kepada ketiganya. Selain ters kesehatan, ketiga tersangka juga dilakukan tes urine.

Sebelumnya Galih, Pablo dan Rey resmi ditetapkan sebagai tersangka. Polisi juga melakukan penahanan kepada mereka selama 30 hari ke depan.

Kasus tersebut bermula dari laporan artis Fairuz A Rafiq terhadap Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua dalam kasus pencemaran nama baik lewat unggahan di akun YouTube.

Dalam unggahan video itu, yang kemudian terkenal dengan bau ikan asin, terdapat kalimat yang dinilai tidak pantas dan merugikan Fairuz.

Mereka dijerat Pasal 27 Ayat 1, Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 1 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan Pasal 310, Pasal 311 KUHP dengan ancaman hukuman lebih dari enam tahun penjara.***

 
Berita Terbaru >>
NKRI Bersyariah Rahmatan Lil Alamin

Mahasiswa Psikologi UIR Praktek Lapangan di IIUM Selangor
Cucu Sumantri Apresiasi Dukungan Pemkab Rohil
'Air Janggi - Meniti Langkah' Ceritakan Rusaknya Lingkungan Sungai di Riau
Bupati Inhu Harap Wartawan Terus Tingkatkan Kompetensi
Pemko Pekanbaru Sabet Predikat KLA Kategori Nindya
Sukiman: ISQ Syekh Ibrahim Pabrik Akhlak Islami
Disnakbun Rohul Imbau Masyarakat Asuransikan Hewan Ternak
DKP Siak Gelar Lomba Pangan Lokal dan Cipta Menu
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com