Kamis, 23 Januari 2020
Follow:
Home
Akibat Kabut Asap Penetbangan di Bandra SSK II Pekanbaru Belum Normal
Minggu, 22/09/2019 - 18:39:24 WIB
  Kabut asap di Pekanbaru  

PEKANBARU - Situasi penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasyim (SSK) II Pekanbaru belum normal hingga sore ini, Minggu 22 September 2019 akibat kabut asap tebal.

Yogi, General Manager Angkasa Pura II Pekanbaru menuturkan hingga sore ini masih ada beberapa penerbangan yang delay akibat kabut asap.

Menurutnya, jarak pandang penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru tadi pagi sempat berada pada jarak 800 meter.

Akibat pendeknya jarak pandang, setidaknya 4 pesawat terpaksa dialihkan pendaratannya dari Bandara SSK II Pekanbaru.

"Karena jarak pandang kurang dari 800 meter, dapat kami sampaikan sampai dengan pukul 10.00 WIB. Sesuai dengan prosedur keselamatan maka ada empat pesawat divert atau dialihkan," ujarnya.

Yogi menambahkan, pengalihan pendaratan dilakukan pada beberapa bandara yang berada di sekitar Provinsi Riau.

"Dua ke Batam, satu ke Tangerang dan satu ke Subang (Malaysia)," imbuhnya.

Terlihat ratusan penumpang terpaksa menunggu di ruang tunggu Bandara SSK II Pekanbaru karena mengalami penundaan penerbangan.

Dari papan informasi keberangkatan, setidaknya delapan penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru mengalami penundaan akibat kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru.***


 
Berita Terbaru >>
Di Simpang Lobuh, Husni Janji Lakukan Pemerataan Pembangunan
Ikut Jokowi ke Labuan Bajo, Kapal Rombongan Wartawan Terbalik
Syamsir Bakar Semangat Pendukung Lewat Pantun
Sampaikan Keluhan Warga, LPM Binawidya Sambangi Kediaman Walikota Pekanbaru
Tim Pemenangan HT Desa Tebangiang Dikukuhkan
Cabuli 11 Anak, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Ditangkap
Reini D Wirahadikusumah Rektor Wanita Pertama di ITB
Lima Anggota Abu Sayyaf Penculik WNI Tewas Ditembak
Pendiri MER-C Joserizal Jurnalis Meninggal Dunia
Suhendro: Tidak Sepatutnya Sekda Jadi Komut di BRK
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com