Senin, 20 Januari 2020
Follow:
Home
Diekspos ke Media, Istri Kedua yang Bunuh Hakim Jamaluddin Hanya Tertunduk
Rabu, 08/01/2020 - 11:33:29 WIB
 
 

MEDAN - Istri hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin, Zuraida Hanum, yang telah membunuh sang suami bersama 2 orang suruhannya, hanya menunduk saat diekspos polisi. Ia diduga menjadi otak pembunuhan tersebut.

Zuraida dihadirkan dalam jumpa pers di Polda Sumatera Utara (Sumut), Rabu (8/1/2020). Zuraida yang mengenakan hijab warna hitam dan baju tahanan hanya menunduk. Zuraida dikawal oleh 2 anggota Polwan. Tampak mukanya pucat pasi.

Selain Zuraida, dikutip dari detik.com, Polda Sumut juga menghadirkan 2 eksekutor yaitu JL dan R. Keduanya juga mengenakan baju tahanan dan terus menundukkan kepala. Diduga Jamaluddin dibunuh di rumahnya pada Kamis (28/11/2019) dini hari. Zuraida dibantu oleh JL dan R.

Setelah dibunuh, mayat Jamaluddin dimasukkan ke mobil dan keluar menjelang subuh. Untuk menghilangkan jejak, mobil ditabrakkan di daerah kebun sawit di Kutalimbaru, Deli Serdang. Seakan-akan Jamaluddin jadi korban perampokan.

Mayat Jamaluddin baru ketahuan 20 jam setelahnya. Polisi langsung bergerak dan melacak siapa yang membunuh hakim itu.

Setelah sebulan lebih bekerja, polisi menetapkan Zuraida sebagai tersangka dan menduga Zuraida menjadi otak pembunuhan tersebut.***

 
Berita Terbaru >>
Pendiri MER-C Joserizal Jurnalis Meninggal Dunia
Suhendro: Tidak Sepatutnya Sekda Jadi Komut di BRK
Persaingan Balon Ketua Karang Taruna Pekanbaru Mulai Memanas
DPP Gerindra Pastikan Dukung Pasangan HT Maju Pilkada Pelalawan
Gaos: Mari Mengabdi, Hidup Ini 'Mampir Ngombe'
Pengukuhan Tim Pemenangan HT di Pangkalan Kuras Ramai Bak Kampanye
Tengku Khalil Jaafar Dukung Husni Tamrin Maju Pilkada Pelalawan
Jalin Sinergi, Komisi I DPRD Pekanbaru Silaturahmi ke Kapolresta
Komisi I DPRD Pekanbaru Sidak Ke DPM- PTSP
DPRD Pekanbaru Terima Kunjungan DPRD Kabupaten Solok untuk Belajar Susun APBD
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com