Senin, 04 Juli 2022
Follow:
Home
Pekan Depan Relokasi dari Aceh
Pengungsi Rohingya Ditampung di Bukit Raya
Kamis, 12/05/2022 - 16:45:23 WIB
  Zulfahmi Adrian  
TERKAIT:
   
 
PEKANBARU(KLIKRIAU)- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah menyiapkan tempat penampungan untuk pengungsi Rohingya asal Myanmar di Kecamatan Bukit Raya meskipun kini mereka masih berada di Provinsi Aceh.



"Ada 4 lokasi penampungan yang disiapkan untuk pengungsi Rohigya asal Myanmar di Kecamatan Bukit Raya. Untuk jumlahnya sekitar 130 orang," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, Rabu (11/5). 


Dijadwalkan, pengungsi Rohingya tersebut sudah direlokasi dari Aceh ke Kota Pekanbaru pada pekan depan.



"Kemungkinan minggu depan sudah bisa dilakukan pergeseran dari Aceh ke Pekanbaru," ucapnya. 


Saat ini, Pemerintah Kota Pekanbaru terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna menyiapkan lokasi penampungan sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 125 Tahun 2016 tentang Penanganan Pengungsi Dari Luar Negeri. 


"Apabila fasilitasnya (lokasi penampungan) sudah lengkap dan koordinasi kita dengan pihak-pihak terkait pengungsian selesai, baru kita pindahkan," ujarnya.



Zulfahmi Adrian, menegaskan, selama berada di lokasi penampungan itu nanti para pengungsi wajib mematuhi ketentuan peraturan Perundang- undangan yang berlaku di Republik Indonesia. Kemudian juga mematuhi Peraturan Daerah Kota Pekanbaru. 


"Aturannya sama dengan pengungsi lain. Mereka harus mematuhi aturan berlaku, menjaga kemananan dan ketertiban, menghargai adat istiadat masyarakat setempat dan menjaga kearifan lokal yang ada di penampungan mereka sementara. Kemudian juga tidak melakukan hal-hal yang berlawanan dengan hukum," tegas Zulfami Adrian. 


Disinggung terkait lokasi penampungan yang sudah disiapkan apakah aset Pemko Pekanbaru atau sewa dan kontrak, mantan Kasatpol PP Pekanbaru itu menjelaskan, aset milik masyarakat yang disewa. 


" Untuk penampungan itu aset masyarakat yang kita disewa dengan anggaran dari IOM (Organisasi Internasional untuk Migrasi)," tutupnya. (Man)

 
Berita Terbaru >>
Pembelajaran Penting dari Kapolres Sampang Soal Kompetensi Wartawan
Diduga Palsukan Surat Tanah, Mantan Camat Tenayan Raya Dipolisikan
Tak Kirim Kafilah di MTQ XL Rohil, Irwan Nasir Sayangkan Kebijakan Bupati Meranti
Konferprov PWI Riau, JMSI Riau Dukung DR H Syafriadi SH MH
Denny : Mafia Hukum dan Oligarki Korup Kalimantan Selatan
Beredar Polling 2 Pengusaha, Mardani Maming jadi Sosok Pilihan Warga
Rudal Yanto Hadir Ramaikan Gerai Kuliner Kota Pekanbaru
Apakah Sape’ Alat Musik Misteri ?
Ahmad : KPK Tidak Tanggapi Laporan Sawit Watch
Bendahara Umum PBNU : Ini Persoalan Saya dengan Haji Isam
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com