Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit Batu Bara via BUMN
Rabu, 20 Mei 2026 - 12:10:55 WIB
 |
| |
Presiden Prabowo Subianto mewajibkan ekspor sejumlah komoditas SDA strategis melalui BUMN yang ditunjuk. Komoditas itu termasuk kelapa sawit hingga batu bara. (CNN Indonesia/Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden). |
|
KLIKRIAU.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mewajibkan ekspor sejumlah komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah. Komoditas yang dimaksud antara lain minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi (ferroalloy).
Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam.
“Penjualan semua hasil sumber daya alam kita, kita mulai dengan minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi ferroalloy, kita wajibkan penjualannya harus melalui BUMN yang ditunjuk oleh Pemerintah RI sebagai pengekspor tunggal,” ujar Prabowo saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027, dalam Sidang Paripurna DPR di Jakarta, Rabu (20/5).
Prabowo menjelaskan, BUMN yang ditunjuk akan meneruskan hasil penjualan ekspor kepada pelaku usaha pengelola komoditas tersebut.
“Dalam artian hasil dari setiap penjualan ekspor akan diteruskan oleh BUMN yang ditunjuk oleh pemerintah kepada pelaku usaha pengelola kegiatan tersebut,” katanya.
Prabowo menyebut kebijakan ini bertujuan memperkuat pengawasan dan monitoring. Pemerintah juga menargetkan pemberantasan praktik kurang bayar, underinvoicing, pemindahan harga (transfer pricing), serta pelarian Devisa Hasil Ekspor (DHE).
“Kebijakan ini akan mengoptimalkan penerimaan pajak dan penerimaan negara atas pengelolaan dan penjualan SDA kita,” ujarnya.
Pada 2025, ekspor tiga komoditas tersebut tercatat mencapai US$65 miliar atau setara Rp1.100 triliun.
Kabar pembentukan badan ekspor ini sebelumnya beredar di kalangan pelaku pasar sejak awal pekan. Pemerintah disebut menyiapkan badan yang mengurus ekspor komoditas tertentu, termasuk batu bara, CPO, dan mineral, dengan skema penjualan melalui lembaga tersebut sebelum diekspor.(*)
Sumber : CNN Indonesia