Senin, 08 Juni 2026
Follow:
Home
Sapi Kurban Presiden, 1.098 Ekor dari APBN Disalurkan ke Seluruh Indonesia
Rabu, 27 Mei 2026 - 16:45:35 WIB
  Ilustrasi : Sebanyak 1.098 sapi kurban Presiden Prabowo Subianto untuk Idul Adha 1447 Hijriah/2026 bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).  
TERKAIT:
   
 
KLIKRIAU.COM, JAKARTA – Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiontoro menyampaikan pembelian 1.098 sapi kurban Presiden Prabowo Subianto untuk Idul Adha 1447 Hijriah/2026 bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Juri Ardiontoro menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026).

Anggaran dan Alokasi Distribusi

Juri Ardiontoro menjelaskan anggaran pengadaan sapi kurban berasal dari APBN. Anggaran tersebut dialokasikan melalui program bantuan kemasyarakatan presiden.

“Jadi, sumber anggarannya dari APBN melalui anggaran bantuan presiden, bantuan kemasyarakatan presiden,” kata Juri Ardiontoro. “Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100-an miliar.”

Selanjutnya, ia menambahkan harga sapi bervariasi di setiap daerah. Variasi terjadi karena perbedaan bobot sapi dan lokasi pengadaan.

“Jadi, harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu mempengaruhi harga sapi,” ujar Juri Ardiontoro. “Jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah.”

Selain itu, Juri Ardiontoro merinci alokasi distribusi sapi kurban tahun ini. Sebanyak 598 sapi dialokasikan untuk pemerintah daerah. Sementara 500 sapi disalurkan ke pondok pesantren, lembaga pendidikan, lembaga sosial, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

“Pada tahun ini, dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Bapak Presiden Prabowo berkenan menyerahkan bantuan sapi kurban sebanyak 1.098 ekor sapi,” kata Juri Ardiontoro.

Cakupan Wilayah dan Standar Bobot Sapi

Sementara itu, distribusi sapi kurban mencakup seluruh Indonesia. Penerima tersebar di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

Kemudian, Juri Ardiontoro menjelaskan ada tantangan dalam pemenuhan standar bobot. Standar sapi kurban presiden adalah 800 kilogram hingga 1,3 ton per ekor.

“Standar bobot sapi presiden adalah 800 kilogram sampai 1,3 ton,” ujar Juri Ardiontoro. “Setiap daerah akan mendapatkan satu, sementara ada 46 daerah yang tidak ada sapi dengan bobot sebesar itu. Oleh karena itu, ada yang mendapatkan dua sapi untuk 46 daerah tersebut.”

Oleh karena itu, penyesuaian dilakukan agar seluruh wilayah tetap menerima bantuan sesuai ketentuan.

Kualitas Sapi dan Pengadaan dari Peternak Lokal

Selain itu, Juri Ardiontoro menegaskan sapi kurban yang dipilih berkualitas premium. Jenis sapi meliputi Simental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Belgian Blue, hingga sapi Bali.

“Selain itu, sapi ini sesuai dengan syariat Islam untuk menjadi sapi kurban,” kata Juri Ardiontoro. “Umurnya sudah di atas dua tahun, jantan, serta tidak cacat.”

Dengan demikian, seluruh sapi telah memenuhi syarat kurban dan memiliki surat keterangan kesehatan hewan.

Akhirnya, Juri Ardiontoro menyampaikan bahwa pengadaan melibatkan peternak lokal dari berbagai daerah. Kementerian Sekretariat Negara berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian, dinas peternakan daerah, serta Asosiasi Peternak dan Penggemukan Sapi Indonesia (APPSI) dalam proses pengadaan tersebut. (*)

Sumber : CNN Indonesia

 
Berita Terbaru >>
Jaga Asupan dan Kebersihan, Dinkes Bengkalis Ingatkan Warga Hadapi Pancaroba
Kasmarni Lantik 215 Kepsek: Zero Tolerance untuk Pungli PPDB
Badai Runtuhkan Atap, Warga Bandar Laksamana Bangun Kembali Harapan Dalam 3 Hari
Wabup Bagus Buka Pelatihan Petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi
Bangunan “Siluman” SPPG di Wonosari Bengkalis Jadi Sorotan
Persija Resmi Tunjuk Shin Tae Yong Jadi Pelatih
PDIP Beri Salinan Ijazah Jokowi ke YouTuber Mikhael Sinaga
KPK Tahan Dua Tersangka Baru Korupsi Kuota Haji
Cuaca Panas, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut
Pemprov Riau Perkuat Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2025 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : [email protected]